Fisik yang Prima Pantas Untuk Naik Pangkat Satu Tingkat Lebih Tinggi

Komandan Detasemen Markas Brigif Mekanis 1 PIK/JS Mayor Inf Andi Ariyanto meninjau langsung pelaksanaan Garjas Kenaikan Pangkat (UKP) 1 Oktober 2018 Prajurit Brigif Mekanis 1 PIK/JS, bertempat di Lapangan Brigif Mekanis 1 PIK/JS, Sabtu (10/03).

Dalam pengarahannya Dandenma berpesan kepada personel yang melaksanakan Garjas ini agar mengutamakan faktor keamanan agar dalam pelaksanaan Garjas UKP ini tidak terjadi sesuatu yang tidak diingginkan apabila para peserta Garjas dalam pelaksanaannya merasa ada sesuatu yang dirasakan sakit maka cepat hentikan kegiatan dan cepat lapor kepada Tim Kesehatan yang sudah disiapkan kegiatan diawali dengan pengecekan tensi peserta oleh anggota kesehatan Brigif, kemudian dilaksanakan apel pengecekan personel oleh Kasi Pers Mayor Inf Omi di lanjutkan melaksanakan pelemasan yang dipimpinoleh  Bajas Brigif Mekanis 1 PIK/JS

Garjas UKP kali ini merupakan barometer yang diprogramkan oleh TNI dengan maksud dan tujuan untuk menjaga kesiapsiagaan, kemampuan dan ketangkasan bagi Para Prajurit TNI untuk selalu siap setiap saat apabila dibutuhkan untuk kepentingan satuan.

Selain itu Garjas UKP juga merupakan bentuk kesejahteraan yang diberikan oleh satuan kepada Para Prajurit, yakni berupa kesehatan dan merupakan salah satu syarat pokok yang harus dipenuhi untuk kenaikan pangkat bagi prajurit.

“Nilai Garjas yang diperoleh setiap prajurit sangat menentukan kelayakan dalam pengajuan kenaikan pangkat, karena ada batas minimum nilai yang sudah menjadi aturan baku di jajaran satuan Brigif Mekanis 1 PIK/JS, sesuai dengan kategori umur”

Sudah menjadi atensi Satuan untuk lebih memperhatikan pola pembinaan personel sehingga prajurit selalu siap fisiknya dalam tes kesegaran jasmani. Beberapa materi Garjas yang harus dilaksanakan yakni Garjas A yaitu lari sejauh 3200 meter, Garjas B yang melipiputi Pull Ups, Sit ups, Push-up dan Shuttle Run serta keterampilan Renang Militer dengan menempuh jarak 50 meter.
Melihat beberapa materi tes kesegaran jasmani tidaklah mungkin apabila seorang prajurit menyiapkan fisiknya hanya dalam waktu yang singkat, kecuali memiliki kemampuan fisik prima secara genetika. Pada dasarnya untuk menghadapi tes kesegaran jasmani dan lulus dengan nilai yang baik harus menyiapkan fisik lebih dini dan melaksanakan pembinaan secara terprogram

Check Also

Kasbrigif Mekanis 1 PIK/JS, Letkol Inf Slamet Mendampingi Pangdam Jaya Lari Lintas Gunung Bersama Peserta Apel Dansat

Kodam Jaya – Bogor. Medan berbukit dan licin di perbukitan Gunung Bunder, Bogor menjadi uji …